Universitas Pendidikan Indonesia - Parahyangan Food Festival

Liputan Televisinet AKSI MASAKAN TRADISIONAL JAWA BARAT DI LIDAH ORGANISASI MAHASISWA DUNIA Pada Kamis (27/6/2013) Program Studi Manajemen Industri Katering melaksanakan kegiatan Gastronomi Day, yang merupakan acara tahunannya. Acara yang diselenggarakan tersebut memiliki tema yang berbeda-beda setiap tahunnya, dan tahun ini tema yang diusung adalah "Parahyangan Food Festival". Acara ini dilaksanakan di lobby Barat dan Timur Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, dengan menyajikan lebih dari kue tradisional dan masakan tradisional. Sajian itu merupakan bentuk hasil praktek mahasiswa selama mengikuti mata perkuliahan Pastry yang diasuh oleh dosennya Adi Ruhaedi, Yati Haryati, dan Dendi Gusnadi. Kemudian merupakan aplikasi mata kuliah Cuisine yang diampu oleh Christian Helmi Rumayar dan Syanti Nurfitri. Kedua hasil eksebisi mata kuliah tersebut dikelola mahasiswa menjadi sebuah event sebagai aplikasi mata kuliah Manajemen MICE yang diampu Dewi Turgarini dan Ririn Lestari. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan tersebut adalah menggali kreatifitas dan menguji kemampuan mahasiswa dalam perkuliahan yang mereka tempuh selama 1 semester tersebut. Menu kue tradisional yangyang ditampilkan adalah Combro, Misro, Ali Agrem, Batagor, Siomay, Cireng, Clorot dan lainnya. Selanjutnya menu masakan yang dieksebisikan adalah kerak telor, Soto Betawi, Nasi Uduk, Gabus Pucung, Asinan Bogor, Gepuk Karuhun, Nasi Tutug Oncom, Lotek Galendo, Nasi Jamblang, dan jenis makanan lainnya yang berjumlah 70 Menu. Kegiatan ini didukung oleh Direktorat Pengembangan Wisata Minat Khusus, Konvensi, dan Even Bidang Wisata Kuliner Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Propinsi Jawa Barat, Perusahaan Delmeat produsen daging lokal dengan teknik Aging, Paguyuban Pelestari Budaya Kota Bandung (Bandung Heritage), BP2KB dan lainnya. Rangkaian kegiatan ini cukup menarik karena selain melakukan beragam eksebisi menu yang begitu atraktif, para pengunjung pun dapat menyaksikan atraksi lomba tangkap belut yang dilakukan oleh mahasiswa mancanegara, menyaksikan cooking show Timbel Belut oleh Chef Suhartoyo Excecutive Chef Hotel & Apartement Cieumbeuleuit dan juga Wakil Ketua Indonesia Chef Association Badan Pengurus Jawa Barat. Selanjutnya ada lomba fruit dan vegetables carving, yang dipandu oleh Ragyl dan Gilang Fatmawati. Para mahasiswa AIESEC yang hadir adalah Victor De La Paillone (Prancis), Tamara Elbaz(Prancis), Daphné Bruyère (Prancis), Qianyu Liu / Sherry (China), Fernanda Fischer Pastuchen (Brazil), Savannah Ross (USA), Kevin De La Fuente (Mexico), Islam ElDemerdash (Mesir), Magdalena Roszkowska (Polandia), Meike Lobmeyer (Jerman), Phan Doan Kieu Trang (Vietnam), Vy Nguyen ( Vietnam), Nisrine Azraq (Maroko), James Hunter, Kirsty Haig (UK), Mahdi Ali (Singapur), Cheewaporn Srisukwat (Thailand). Organisasi mahasiswa dunia ini memiliki anggota berasal dari 113 negara dan teritori dan berjumlah 86.000 anggota. AIESEC adalah organisasi mahasiswa terbesar yang dikelola di dunia. AIESEC menawarkan generasi muda untuk mendapat kesempatan untuk menjadi warga negara global, untuk mengubah dunia, dan untuk mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang penting hari ini. Salah satu program yang dilaksanakan adalah program magang global. Saat ini AIESEC terlibat dengan ribuan perusahaan dan organisasi untuk mendukung sangat kompetitif akuisisi bakat internasional mereka dan konsisten pengusaha bermerek global. Selama ini AIESEC menawarkan program fleksibel dan disesuaikan untuk memberikan bakat yang sesuai dengan budaya dan proses perusahaan. Sebagai mitra dari AIESEC, Prodi MIK yang telah melaksanakan Surat Perjanjian Kerjasama dengan organisasi ini tentu akan memperkaya tenaga kerja dengan pikiran global profesional muda, yang ingin membuat perbedaan di program studi ini. Dalam kesempatan tersebut para mahasiswa tersebut mempresentasikan makanan khas Negara masing-masing seperti Negara Perancis (Éclair au chocolat, Cannelé from Bordeaux, Crème brûlée), Negara Jerman (Bratwurst, Currywurst, Brezel, Eisbein mit Sauerkraut), Thailand (Tom Yum Gung) dan lainnya. Saat membuka acara Prof. Dr. Furqon Pembantu Rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama Luar Negeri menyampaikan bahwa acara ini baik sekali dilaksanakan secara rutin, demi menggali profesionalisme para dosen mahasiswa di bidang gastronomi. Dan tentunya diharapkan gaungnya akan semakin membahana di industri pariwisata secara nasional Internasional. Sedangkan Bram Puspo selaku wakil dari Dinas Pariwisata Propinsi Jawa Barat akan siap mendukung kegiatan seperti ini karena pada dasarnya menggali potensi pariwisata khususnya di bidang gastronomi Jawa Barat agar segera dikenal di mancanegara.